Ini Kabar Terbaru 6 Wonderkid yang Gagal Manchester United

6 Wonderkid Gagal Manchester United

dewi365.info – Manchester United dikenal banyak memproduksi talenta-talenta istimewa yang bersinar di Premier League selama bertahun-tahun. Contoh yang paling tersohor tentu saja Class of 92. Anak-anak ajaib seperti Ryan Giggs, Gary Neville, Paul Scholes, hingga David Beckham kemudian menjelma menjadi pesepak bola yang bikin lawan minder. Hasilnya, berbagai gelar bergengsi berdatangan memenuhi lemari trofi di Old Traford.

Talenta anak-anak muda yang lebih kekinian, yang juga di asuh oleh akademi Manchester United, adalah Marcus Rashford. Sang pemain kini telah mencapai dalam pemain skuat utama Manchester United. Namin, tak semua pemain Manchester United berasal dari asuhan akademi. Ada juga yang dibawa dari klub-klub lain ketika berusia masih sangat muda. Beberapa bahkan dijuluki sebagai wonderkid.

Sayangnya, tak semua pemain yang dijuluki wonderkid berujung mencapai kesuksesan. masih ingat dengan Dong Fang Zhou ? Jelas tak banyak yang mengingat. Dia pernah di gadang sebagai pemain  yang menjanjikan di Manchester United, tetapi gagal total. Berikut ini 6 pemain yang dijuluki Wonderkid gagal di Manchester United.

1. Dong Fang Zhou

Dong Fang Zhou pernah di gadang sebagai pemain sepak bola harapan China. Bahkan kedatangan Dong ke Old Traffod sempat dianggap sebagai ancaman bagi pemain-pemain muda Manchester United. Dong digaet Manchester United pada tahun 2004. Pelatih Legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, menyebutnya sebagai talenta berbahaya dan meyakini Dong punya modal fisik dan kecepatan untuk bisa bersinar di Premier League.

Kepindahan Dong ke Inggris terganjal izin kerja. Dong kemudian merumput dulu di Royal Antwerp dan bisa bersinar di klub Belgia tersebut. Namun, ketika Dong benar-benar mendapat visa untuk bermain di Inggris, kendala bahasa terbukti menjadi hambatan besar bagi Dong. Kondisinya semakin terpojok karena sifat malunya yang berliebihan, Dia benar-benar sulit untuk mencapai kesuksesan di Manchester United.

Pada 2008 kontrak Dong di Manchester United diputus dan kembali ke China. Bagaimana kabar Dong sekarang ? Baru-baru ini, keterpurukan Dong Fang Zhou lengkap sudah. Dia muncul di acara Reality Show televisi China untuk menjalani operasi plastik pada wajahnya yang bengkak dan juga mengalami kelebihan berat badan karena bertahun-tahun larut dalam pesta pora.

2. Federico Macheda

Nama Federico Macheda melesat saat mencetak gol kemenangan di Manchester United dengan skor 3-2 kontra Aston Villa pada tahun 2009. Pemain yang berasal dari Italia tersebut langsung dijuluki sebagai Wonderkid Manchester United. Ferguson bahkan pernah memujinya sebagai pemain penyerang yang punya penyelesaian akhir alamiah terbaik.

Namun, performanya malam mengalami antiklimaks. Tingkat kinerja Macheda terus menurun dan diperparah dengan rangkaian cedera. Macheda kemudian berpindah-pindah klub ke Sampdoria, QPR, Stuttgart, Doncaster, Birmingham, Cardiff, dan Nottingham Forest.

Titik terendah karier Macheda adalah ketika dia gagal mendapatkan kontrak di klub Serie B, Bari, sehingga harus bergabung ke klub Novara Galcio. Namun, sejak tahun 2018 Macheda mulai mendapatkan kembali sentuhan terbaiknya, serta keberuntungannya. Macheda digaet klub Yunani, Panathinaikos. Performanya cukup baik. Macheda mencetak 11 gol dalam 28 pertandingan bersama Panathinaikos.

3. Rodrigo Possebon

Talenta Rodrigo Possebon terdeteksi oleh pencari bakat Manchester United saat bermain di Internacional. Possebon berlabuh ke Manchester United pada tahun 2008. Tetapi, pada laga pertandingan melawan Middlesbrough di Piala Liga dia mendapat tackle buruk dari Emanuel Pogatetz yang nyaris mematahkan kakinya.

Possebon absen bermain selama dua bulan dan tak pernah bisa bangkit untuk masuk ke tim utama Setan Merah. Possebon hanya tampil 3 kali selama karier pendek di Manchester United. Dia dipinjamkan ke Braga sebelum kembali ke Brasil untuk memperkuat klub Santos, tetapi juga gagal tampil gemilang di klub tersebut. Possebon terakhir kali terlihat bermain di Vietnam bersama klub Ho Chi Minh City FC. tetapi, klub tersebut sudah memutus kontrak Possebon pada tahun lalu.

4. Angelo Henriquez

angelo

Penyerang yang berasal dari Chile ini sudah dilirik pencari bakat Manchester United sejak masih sangat belia. Henriquez dikontrak oleh Manchester United pada usia  15 tahun, dengan banderol sekitar 4 juta pounds, tepatnya pada tahun 2009. Henriquez kemudian menghabiskan beberapa musim setelahnya di Universidad de Chile. Disana Henriquez bermain menjanjikan dengan mencetak 11 gol dalam 17 laga.

Tidak heran, ketika Henriquez tiba di Manchester pada tahun 2012 diiringi harapan tinggi. Dia menjadi sosok menonjol di tim cadangan. Tetapi, karena tidak mudah untuk menembus tim utama, Henriquez, yang dijuluki “the next Marcelo Salah” dipinjamkan ke Wigan. Dia mencetak gol pada laga debutnya di Premier League, dan menyudahi musim itu dengan medali Piala FA.

Setahun telah berselang dia kembali dipinjamkan, ke tim divisi dua spanyol, Real Zaragoza. Masa dalam peminjaman itu tidak berjalan mulus. Dia kemudian kembali dipinjamkan ke klub Kroasia, Dinamo Zagreb, pada tahun 2014. Disana Henriquez mencetak 30 gol dalam 37 laga di semua kompetisi. Dinamo Zagreb kemudian mengontrak Henriquez sebagai pemain permanen pada tahun 2015. Saat ini, Henriquez telah kembali ke klub asalnya mengawali karier, di Universidad de Chile.

5. David Bellion

David-Bellion

Manchester United membeli David Bellion dari klub Sunderland saat Bellion berusia 20 tahun. Saat itu, Manchester United berharap sang pemain muda bisa menjelma menjai the next Thiery Henry. Keistimewaan Bellion terletak pada kemampuan kecepatannya. Bahkan, dia pernah menjuarai lomba sprint 60 meter pada tahun 2001 di ajang nasional Indoor Youth Championships.

Namun, kecepatan itu tak membuat Bellion otomatis menjelma menjadi penyerang yang memumpuni di lapangan. Dia sulit untuk mendapat tempat di tim utama Manchester United. Bellion kemudian di pinjamkan ke West Ham United dan Nice, sebelum kembali ke Perancis. Di Bordeaux dia tampil apik disepanjang tahun 2007 – 2014, dengan mencetak 20 gol dalam 114 pertandingan. Setelah kontraknya di Bordaux selesai, Bellion bergabung ke Red Star, hingga pensiun pada tahun 2016. Setelah pensiun dia tetap di klub tersebut setelah didaulat sebagai Direktur Kreatif Klub.

6. Ben Thornley

Ben Thornley sebenarnya salah satu anggota Fergie’s Fledglings, dan disebut sebagai salah satu yang terbaik di generasi yang juga terdiri atas Ryan Giggs dan David Beckham. Dia dikenal sebagai pemain sayap kiri yang cepat dan cerdik. Thornley membantu Manchester United menjuarai FA Youth Cup pada tahun 1997 dan menjadi salah satu bintang dalam laga tersebut.

Ferguson awalnya berharap Thornley bisa menjadi pemain utama reguler. Ferguson memberikan debut di tim utama Setan Merah kepada Ben Thornley saat masuk sebagai pemain pengganti melawan West Ham United di Upton Park pada tahun 1994. Namun, 2 bulan kemudian Thornley mendapatkan tackle buruk dari Nick Marker pada pertandingan tim cadangan melawan Blackburn Rovers. Lutut Thornley menagalami cedera yang parah.

Setelah setahun menepi dari lapangan hijau, Thornley tidak pernah menjadi pemain yang bermain seapik yang dulu lagi. Kecepatan dan kepercayaan diri Thornley anjlok. Dia kemudian bermain di tim-tim liga bawah seperti Huddersfield Town, Bury, dan Halifax Town. Thornley sekarang menjadi komentator di MUTV dan merilis autobiografinya pada tahun lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*